-->

Teori Mekah

Teori Mekkah





Teori Mekkah mengatakan bahwa proses masuknya Islam di Indonesia adalah langsung dari Mekkah atau Arab. Proses ini berlangsung pada abad pertama Hijriah atau abad ke-7 M. Tokoh  yang memperkenalkan teori ini adalah Haji Abdul Karim Amrullah atau Buya Hamka, salah seorang ulama sekaligus sastrawan Indonesia. Hamka mengemukakan bahwa Islam berasal dari tanah kelahiran Arab atau Mesir.

Pandangan Hamka ini hampir sama dengan Teori Sufi yang diungkapkan oleh A.H Johns yang mengatakan bahwa para musafirlah (kaum pengembara) yang telah melakukan Islamisasi awal di Indonesia. Kaum Sufi biasanya mengembara dari satu tempat ke tempat lainnya untuk mendirikan kumpulan atau perguruan tarekat.

Dari beberapa pendapat para ahli tersebut dapat diambil kesimpulan, antara lain sebagai berikut.
  1. Abad ke-7 dapat dipandang sebagai abad permulaan kedatangan dan hubungan pedagang-pedagang muslim di Indonesia.
  2. Proses penyebaran Islam di Indonesia terjadi menjelang terbentuknya Kerajaan Islam Perlak dan Kerajaan Samudra Pasai.
  3. Setelah terbentuknya kerajaan-kerajaan Islam penyebaran dan perkembangan Islam dilaksanakan di pusat kerajaan.
Dengan demikian, Islam masuk ke Indonesia antara abad ke-7 sampai abad ke-13 karena disebarkan oleh orang Arab, Persia, dan Gujarat (India).

Berdasarkan kenyataan itu, dapat diperkirakan bahwa pengaruh Islam telah masuk ke Indonesia lebih awal daripada yang diduga banyak orang. Setidaknya, orang-orang Gujarat lebih awal menerima pengaruh Islam dan mereka membawanya ke Indonesia melalui kegiatan perdagangan. Beberapa bukti peninggalan sejarah yang dapat dipergunakan untuk memastikan masuknya Islam di Indonesia adalah sebagai berikut.
  1. Nisan makam Fatimah binti Maimun di Leran (Gresik) yang berangka tahun 1082 M.
  2. Berita yang ditulis Marco Polo dari Vanesia (Italia). Marco Polo sempat singgah di Peureulak, Aceh dalam perjalanan pulangnya dari Cina (1292). Marco Polo mengatakan bahwa di tempat itu banyak orang yang memeluk Islam. Banyak pula pedagang India yang menyebarkan agama Islam. Akan tetapi, masyarakat di luar peureulak belum memeluk agama Islam.
  3. Nisan makam Malik Al-Saleh di Samudra Pasai (Aceh) yang berangka tahun 1297 M. Batu nisan itu ternyata mempunyai kesamaan dengan hasil budaya bangsa Gujarat, India.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "Teori Mekah"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel